TASYAKURAN HUT KE-4 RSKB HALIMUN: MENYUBURKAN BUDAYA KERJA RSKB HALIMUN
Masih pada situasi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun, keluarga besar RSKB Halimun melaksanakan “Tasyakuran HUT Ke-4 RSKB Halimun & Peluncuran Buku Osteoporosis Karya Dr dr H Briliantono M Soenarwo SpOT FICS MD PhD MBA,” Senin (12 April 2021). Tapi jika dihitung sejak masih bernama Klinik Halimun Medical Centre (Klinik HMC) yang berdiri tahun 2005, total usianya menginjak 16 tahun.
Acara yang digelar satu hari menjelang Ramadhan ini, berlangsung sederhana dengan menerapkan protokol Covid-19 secara ketat. Tema yang diusung pada HUT Ke-4 RSKB Halimun tahun ini adalah “Menyuburkan Budaya Kerja RSKB Halimun.”
Acara ini dihadiri oleh Hj Niken Wulandari SiP MBA (Direktur PT Halimun Medical Centre), Dr dr H Briliantono M Soenarwo SpOT FICS MD PhD MBA (Direktur RSKB Halimun), dr MC Joyce Tumbelaka MARS (Wakil Direktur RSKB Halimun), dr H Ahsan Hatman SpAn (Dokter Spesialis Anestesi), dr Wibowo Sukijat MARS (Ketua Komite Medis RSKB Halimun), karyawan senior, perwakilan perusahaan farmasi dan alkes, serta sebagian karyawan yang tidak menjalankan tugas pelayanan.
Pada sambutannya, Direktur PT Halimun Medical Centre Hj Niken Wulandari SiP MBA, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada karyawan yang tetap berdedikasi tinggi melayani pasien di tengah pandemi “Alhamdulillah, atas anugerah dan ridha Allah SWT, kerja keras kita pada masa pandemi ini membuahkan hasil positif. Memang terjadi penurunan pasien, tapi jumlah penurunannya tidak separah rumah sakit lain. Sehingga, kita bisa melayani pasien secara optimal,” tandasnya.

Karena itu, Ibu Niken (demikian sapaan akrabnya) mengajak semua karyawan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kapasitas masing-masing sesuai bidangnya dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan, menjaga kekompakan dan kerja sama yang harmonis antar unit layanan untuk mewujudkan visi dan misi RSKB Halimun.
Sementara itu, Direktur RSKB Halimun Dr H Briliantono M Soenarwo SpOT FICS MD PhD MBA dalam pidatonya menyatakan, saat ini, apalagi pada situasi pandemi Covid-19 yang sudah berjalan satu tahun lebih, hospital environment berubah ke arah SMART Technology. Di sini, lahirlah paradigma baru dalam pelayanan kesehatan, yaitu: patient satisfaction (kepuasan pasien), patient loyalty (kesetiaan atau loyalitas pasien) dan patient safety (keamanan atau jaminan kepada pasien).
“Dalam kondisi seperti ini, SDM rumah sakit dituntut memiliki kemampuan terkait dengan kecepatan pengambilan keputusan, kecepatan tindakan dan ketepatan diagnosis. Artinya, kita harus mempunyai SDM yang profesional, kompeten dan efektif, sehingga terjadi keterpaduan, keakuratan, kenyamanan dan memiliki communication skill yang baik,” jelas Dr Tony.
Doktor Spesialis Ortopedi, Traumatologi dan Rawan Sendi ini melanjutkan, “Pada kondisi saat ini, kita tidak boleh hanya mengandalkan manajemen rumah sakit yang memiliki performa yang baik atau service excellent saja. Tapi kita juga harus mewujudkan good corporate and clinical governance (tata kelola perusahaan dan klinis/medis yang baik). Karena itu, peran Komite Medis dan Komite Keperawatan harus semakin ditingkatkan.”

Apalagi, tambah Dr Tony, tantangan dan peluang bisnis rumah sakit di Indonesia pada era pandemi ini mengalami perubahan besar. Pemerintah mengizinkan masuknya investasi asing dengan kepemilikan saham hingga 70%, termasuk dokter dan perawat asing. “Sehingga, kita harus bekerja lebih keras agar memiliki kemampuan daya saing (competitivenes) dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan (adaptability),” tambahnya.
Karena itu, alumni Kanazawa Medical University Jepang Bidang Bedah Ortopedi (Spesialis/S2) dan Cairan Sendi (Program Doktor/S3) serta program Doktor (S3) di St Luke Hospital Chicago USA ini berpesan, “Mari kita bersama bekerja, membangun RSKB Halimun sesuai Visi dan Misi RS kita. Membersihkan niat, menyatukan hati, menyamakan persepsi, menyelaraskan langkah dan bergandengan tangan, agar tidak terseok-seok dan tertinggal. Jangan sampai kita tergilas oleh perubahan yang sangat cepat di semua lini kehidupan.”
Tidak lupa, Dr Tony juga menyampaikan pesan terkait Bulan Suci Ramadhan 1442 H, “Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan riang gembira dan bahagia. Mohon maaf lahir dan batin. Marhaban ya Ramadhan,” pungkasnya.
Rangkaian syukuran ini dilanjutkan dengan pengambilan doorprize kepada semua karyawan RSKB Halimun dan tamu undangan. Selanjutnya, diakhiri dengan doa yang dipimpin Ustadz Muhammad Asrori.






