Syukuran Milad Ke-3 & Perluasan Gedung RSKB Halimun
Tak terasa, 3 tahun berlalu. Tepat pada hari Ahad (12 April 2020) Usia Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Halimun genap 3 tahun. Di tengah-tengah situasi pandemi virus Korona (Covid-19), keluarga besar RSKB Halimun melakukan acara syukuran sekaligus peresmian dimulainya perluasan gedung RSKB Halimun secara simbolis.
Acara yang digelar sederhana dan mengikuti prosedur protokol Covid-19 ini, diadakan di lantai 1 RSKB Halimun. Acara yang dipandu Dwi Bagus MB ini, dihadiri oleh Dr H Briliantono M Soenarwo SpOT FICS MD PhD MBA (Direktur RSKB Halimun), Hj Niken Wulandari SiP MBA (Direktur PT Halimun Medical Centre), dr H Ahsan Hatman SpAn (Dokter Spesialis Anestesi), beberapa karyawan senior dan sebagian karyawan karena sebagian lainnya melaksanakan Work From House (WFH).
Pada arahannya Direktur RSKB Halimun, Dr H Briliantono M Soenarwo SpOT FICS MD PhD MBA menyatakan, RSKB Halimun bisa eksis selama 3 tahun terakhir semata-mata karena izin Allah Azza wa Jalla.
“Syukran kali ini sedikit istimewa. Di tengah badai virus Corona, saya kumpulkan Bapak, Ibu dan Saudara, mewakili seluruh karyawan RSKB Halimun, untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Tak semua karyawan bisa hadir karena harus melaksanakan WFH,” terangnya.

Selanjutnya, Doktor Spesialis Ortopedi, Rawan Sendi dan Pengeroposan Tulang ini menyitir ayat al-Quran yang menjelaskan tentang pentingnya kita bersyukur. Menurutnya, Allah membuat ukuran yang sangat sederhana untuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur. Parameternya adalah orang-orang yang pandai menjaga pendengaran, penglihatan dan hati hurani.
“Katakanlah (Muhammad); Dia-lah Allah yang menciptakan kamu dan menjadikan Pendengaran, Penglihatan dan Hati Nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur,” (QS. Al Mulk 67: 23).
Dokter yang biasa disapa Dr Tony ini juga menyampaikan, sesuai Permenkes RI No 3 Tahun 2020 tanggal 16 Januari 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, RSKB Halimun harus berani naik kelas menjadi RS Khusus Ortopedi Tipe C.
Untuk memenuhinya, lanjut Dr Tony, kita tak hanya direpotkan dengan administrasi, tapi juga memerlukan dukungan sarana dan prasana, serta peningkatan jumlah karyawan yang profesional. “Untuk mempercepat ini, saya membentuk TIM AD-HOC yang saya pimpin sendiri dan dibantu oleh Ir H Tommy Tamtomo, Ir Danny Febianto, Dra Delima Kania dan Maya Nurningsih Ssi,” tandasnya.
Selain itu, kata Dr Tony, kita juga harus banyak-banyak bersyukur karena kita telah dilimpahi salah satu jalan keluarnya. “Alhamdulillah, rumah di Jl Salak 14, di belakang kita, bisa kita akuisisi. Insya Allah, hari ini secara simbolis kita akan gabungkan antara gedung utama dengan gedung belakang, yang diberi nama “TOWER ADJANI,” pungkasnya.

Rangkaian acara syukuran ini dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang lomba Menulis Kreatif dan Lomba Foto. Pemberian bantuan untuk pembangunan Masjid Al-Ihsan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembacaan doa dipimpin oleh Ustadz H Saifudin Aman agar proses pembangunan gedung baru RSKB Halimun berjalan lancar dan tidak ada rintangan apa pun atas izin Allah SWT.
Acara diakhiri dengan peresmian secara simbolis (ground breaking) oleh Dr Tony dan Ir Danny dimulainya proses pembangunan gedung baru RSKB Halimun yang bernama “Tower Adjani.” Ground breaking ini ditandai dengan membuka pintu penghubung antara bangunan utama dengan rencana bangunan tambahan itu.
“Tidak ada yang sukses secara instan, semua melalui proses, ada jatuh-bangunnya. Kita harus tetap semangat dan yakin akan maju. Semoga Allah menolong kita. Maju Terus Bersama Rumah Sakit Khusus Bedah Halimun.”
Naskah: Dwi Hardianto
Foto & Video: Olink KP






